Quote:
Originally Posted by amkri
setuju bro Lukas.........hal inilah yang gak sy liat di tulisan Egidius yang ngajak kita untuk melihatnya secara holistik.........aneh...dia bilang holistik tapi dia mencontohkan sekelompok komunitas penggemar arwana dan menempatkan NAC seolah-olah bagian dari pemerkosa binatang.........aneh yg kedua dia ini bukan org baru...dia ini termasuk wartawan lama di KOMPAS Cyber Media.......dia ngomong postulat tapi dia sendiri gak bisa menarik kesimpulan dg 'etika keilmuan' yang benar......... etika dan logika penarikan kesimpulan yg ngawur............kalo NAC sebuah kumpulan org-org yg berduit bin rela keluar uang banyak untuk hobby-nya mungkin ada benarnya.....kalo dia mo kritik hobby pemelihara Arwana sebagai 'org aneh/unik' toh masih banyak hobby lain yg butuh biaya yg gak sedikit..........tapi kalo disamakan dengan pemerkosa binatang sementara anggota NAC mencintai binatang ini apa gak aneh ya?? 
|
Apa yg dia tahu tentang NAC secara total keliru. NAC itu singkatan dari N1wanRed Arowana Club, tapi ditulisan tsb kepanjangan dari NAC adalah N1wan Arwana Club.
Anggota NAC selama ini hanya penggemar arowana, tapi dalam tulisan itu dia menyebutkan kalau anggota NAC adalah penggemar dan penangkar arowana.
Parahnya lagi dia menulis bahwa selama ini anggota NAC menangkarkan arowana di aquarium dan kolam. Siapa anggota NAC yg sudah berhasil menangkarkan arowana di aquarium? Dan siapa pula anggota NAC yg sudah punya kolam? Dia pikir gampang apa ya menangkarkan arowana!!!! Kaya'nya orang ini jago dalam mata pelajaran mengarang bebas!!!
Sepertinya dia beranggapan siapa saja bisa dan boleh menangkarkan arowana. Sepertinya dia beranggapan siapa saja boleh buka toko dan ekspor arowana.
Tapi begitulah manusia, makin ngga tahu .... jadi semakin sok tahu


Secara pribadi gw udah kirim email ke editornya, tapi sampai sekarang belum ada tanggapan tuh.
Thanks
Gaga